Mandi Jumat memang tidak asing ditelinga semua orang, khususnya para Pria. Akan tetapi, bagi orang awam masih banyak yang belum tahu tentang niat mandi Jumat yang mana jika dikerjakan akan mendapatkan pahala karena termasuk Sunnah Rosul SAW.
Begitupun, dengan niat dan tata cara pelaksanaanya yang harus dilakukan juga harus benar sesuai ajaran.
Maka dari itu, pelajari tata cara mandi dan tentang bacaan niat mandi jumat beserta artinya.

Mandi sebelum berangkat pergi shalat jumat merupakan salah satu amalan Sunnah yang sangat dianjurkan. Dimana, hari jumat menjadi hari paling mulai bagi umat muslim.
Banyak sekali yang bisa dilakukan dalam mengerjakan ibadah wajib maupun sunnah sebagai bekal amal diakhirat nanti.
Dalam sebuah hadist yang menjelaskan anjuran mandi Jumat:
إِنَّ هَذَا يَوْمُ عِيدٍ جَعَلَهُ اللَّهُ لِلْمُسْلِمِينَ، فَمَنْ جَاءَ إِلَى الْجُمُعَةِ فَلْيَغْتَسِلْ، وَإِنْ كَانَ طِيبٌ فَلْيَمَسَّ مِنْهُ، وَعَلَيْكُمْ بِالسِّوَاكِ
Artinya: Hari ini (Jumat) adalah hari raya yang dijadikan Allah SWT untuk umat Islam. Siapa yang ingin melaksanakan salat Jumat, hendaklah mandi, memakai wangi-wangian kalau ada, dan menggosok gigi (siwak), (HR Ibnu Majah).
Baca Juga: Bacaan Niat Sholat Subuh Lengkap dan Tata Caranya
Hadist Tentang Sunnah dan Niat Mandi Jumat

Sebelum membahas niat mandi jumat, kita sebagai umat muslim tentu harus mempelajari tentang ilmu pendidikan agama. Yang mana, banyak sekali pedoman amalan ibadah baik wajib maupun Sunnah yang harus dilakukan sebagai amal ibadah untuk bekal diakhirat.
Selain itu, kita juga harus belajar tentang bacaan alquran dengan baik, doa-doa dalam melaksanakan shalat, dan masih banyak lagi ilmu agama islam yang harus kita pelajari.
Mandi jumat sangat dianjurkan bagi bagi laki-laki yang beragam islam ketika mau mengerjakan sholat jumat di masjid secara berjamaah.
Tujuan mandi ini salah satunya adalah membersihkan diri dari hadas besar maupun kecil, dan membersihkan najis bila nemepel pada kulit. Sehingga, pelaksanakan sholat jumat akan lebih sempurna dan mendapatkan pahala dari Allah SWT.
Sebagaimana hadist Rasulullah SAW:
مَنْ أَتَى الْجُمُعَةَ مِنَ الرِّجَالِ أَوِ النِّسَاءِ فَلْيَغْتَسِلْ وَمَنْ لَمْ يَأْتِهَا فَلَيْسَ عَلَيْهِ غُسْلٌ
Artinya: Barangsiapa dari laki-laki dan perempuan yang menghendaki Jumat, maka mandilah. Barangsiapa yang tidak berniat menghadiri Jumat, maka tidak ada anjuran mandi baginya. (HR. Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban).
ووقته (بعد فجر) أي من طلوع الفجر الصادق إلى صعوب الخطيب على المنبر أو إلى فراغ الصلاة وتقريبه من ذهابه إلى الجمعة أفضل لأنه أفضى إلى المقصود من انتفاء الروائح الكريهة
Artinya: Waktunya setelah Fajr, maksudnya dari terbit fajar shadiq sampai khatib naik mimbar, atau setelah selesai salat dan mandi saat mau pergi salat Jumat lebih utama karena lebih dekat kepada tujuan, yaitu untuk menghilangkan bau yang tidak enak.
Bacaan Niat Mandi Jumat

Berikut ini, bacaan niat mandi jumat, yaitu:
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِحُضُوْرِ صَلاَةِ الْجُمْعَةِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى
Latin: “Nawaitul Ghusla Lihudhuuri Sholaatil Jum’ati Sunnatan Lillaahi Ta’aalaa”
Artinya: Saya niat mandi untuk menghadiri salat Jumat sunah karena Allah Ta’ala.
Tata Cara Mandi Jumat

Setelah mengetahui bacaan niat mandi jumat, maka anda bisa mulai praktek dalam tata cara mandi jumat dibawah ini:
- Basuh kedua tangan sebanyak 3 kali pada saat memasuki kamar mandi
- Bersihkan seluruh tubuh untuk menghilangkan najis maupun kotoran
- Membaca niat mandi jumat
- Mengguyur seluruh anggota badan sebanyak 3 kali
- Siram seluruh badan dengan air mengalir pada sela-sela tubuh
- Gosok pada bagian sulit seperti rambut kepala dengan air mengalir
Baca Juga: Bacaan Niat Sholat Jumat Jadi Imam dan Makmum Berserta Tata Caranya
Keutamaan Mandi Jumat dalam Perjalanan Umroh & Haji
Bagi jamaah yang sedang menjalankan ibadah umroh, mandi Jumat bukan hanya sekadar membersihkan diri, tetapi juga menjadi bagian dari persiapan spiritual sebelum melaksanakan sholat Jumat di tanah suci.
Banyak jamaah memulai pagi hari Jumat dengan mandi sunnah sambil menghadirkan niat ibadah agar lebih siap menuju Masjidil Haram ataupun Masjid Nabawi.
Karena itu, banyak jamaah memilih hotel Madinah Makkah dekat masjid agar lebih mudah mempersiapkan diri, mandi Jumat, dan berangkat lebih awal menuju masjid tanpa terburu-buru.
Inilah alasan mengapa pemilihan hotel dekat masjid sering menjadi prioritas utama dalam layanan land arrangement profesional saat umroh ataupun haji.
Momen seperti ini sering menjadi pengalaman yang paling membekas selama perjalanan umroh. Terlebih ketika dapat melaksanakan sholat Jumat di pelataran Masjid Nabawi atau di sekitar Ka’bah di Masjidil Haram, suasana ibadah terasa jauh lebih khusyuk dan penuh haru.
Tata Cara Sholat Jumat
Setelah kita hafal bacaan niat mandi jumat dan telah mempraktekannya maka kita berangkat pergi ke masjid untuk melaksanakan shalat jumat. Sebagai berikut, tata cara sholat jumat, yaitu:
Membaca Niat
Takbiratul Ihram أللهُ أَكْبَرْ sambil mengangkat kedua tangan
Membaca do’a Iftitah
Membaca Al Fatihah dilanjutkan membaca surah lain dalam Al Quran
Rukuk
Bacaan rukun didalam sholat yang biasa dibaca:
سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ
Atau:
سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى
I’tidal
Membaca doa I’tidal yang dibaca:
سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ
Atau:
سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّناَ وَلَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًافِيْهِ
Sujud Pertama
Bacaan doa sujud dibaca:
سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ
Atau:
سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى
Duduk di antara dua sujud
Bacaan doa duduk diantara dua sujud dibaca:
رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ
Atau:
اغْفِرْلِيْ وارْحَمنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ
Sujud kedua
سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ رَبَّناَ وَبِحَمْدِكَ اَللّهُمَّ اغْفِرْلِى
Berdiri kembali mengerjakan rakaat kedua hingga
Tasyahud akhir
dan diakhiri dengan Salam
Itulah pembahasan bacaan niat mandi jumat beserta artinya yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.
Baca Juga: Yang Membatalkan Sholat Jumat
❓ FAQ – Pertanyaan Umum Tentang Niat Sholat Jumat
1. Apakah mandi Jumat wajib dilakukan sebelum berangkat ke masjid?
Tidak wajib. Mandi Jumat hukumnya sunnah muakkad atau sunnah yang sangat dianjurkan, khususnya bagi laki-laki yang akan melaksanakan sholat Jumat. Namun sebagian ulama menyebut mandi Jumat bisa menjadi wajib apabila tubuh seseorang menimbulkan bau yang mengganggu jamaah lain.
2. Apakah sah sholat Jumat jika tidak mandi Jumat?
Sah. Sholat Jumat tetap sah walaupun seseorang tidak mandi Jumat. Akan tetapi ia kehilangan salah satu sunnah besar yang memiliki banyak keutamaan.
3. Kapan waktu terbaik niat mandi Jumat?
Waktu terbaik mandi Jumat dimulai sejak terbit fajar pada hari Jumat hingga sebelum berangkat menuju masjid tentunya dengan melafazkan niatnya. Namun yang paling utama adalah mandi mendekati waktu keberangkatan sholat Jumat agar tubuh tetap bersih dan segar.
4. Apakah mandi Jumat boleh dilakukan sebelum Subuh?
Mayoritas ulama berpendapat mandi Jumat yang dilakukan sebelum Subuh kurang utama karena belum masuk hari Jumat secara sempurna. Lebih dianjurkan dilakukan setelah masuk waktu Subuh hari Jumat.
5. Apakah perempuan boleh mandi Jumat?
Boleh. Walaupun perempuan tidak wajib sholat Jumat, mereka tetap diperbolehkan mandi Jumat untuk mendapatkan keutamaan kebersihan dan sunnah hari Jumat.
6. Apakah harus keramas saat mandi Jumat?
Dianjurkan. Terutama bagi orang yang rambutnya tebal atau mudah berkeringat. Dalam mandi Jumat, air sebaiknya benar-benar merata hingga ke sela rambut dan kulit kepala.
7. Apakah orang yang junub cukup satu mandi untuk mandi wajib dan mandi Jumat?
Ya, cukup satu kali mandi apabila diniatkan sekaligus untuk mandi wajib dan mandi sunnah Jumat. Ini termasuk kemudahan dalam syariat Islam.

