City tour Makkah merupakan agenda yang sangat dinantikan oleh setiap jamaah yang berkunjung ke Tanah Suci. Kegiatan ini bukan sekadar perjalanan wisata biasa, melainkan sebuah napak tilas spiritual untuk menyaksikan langsung saksi bisu perjuangan Rasulullah ﷺ. Oleh karena itu, jamaah umroh perlu mengetahui lokasi-lokasi bersejarah yang menyimpan nilai ibrah (pelajaran) mendalam ini.
5 Manfaat City Tour Makkah
Banyak jamaah bertanya-tanya mengenai urgensi mengikuti kegiatan tur kota ini di sela-sela ibadah umroh. Berdasarkan BPKH, manfaat mengunjungi situs bersejarah Makkah dapat menyegarkan iman dan menambah wawasan keislaman. Berikut di antara manfaat city tour Makkah:
1. Mempertebal Keimanan dan Ketakwaan
Anda akan merasakan getaran spiritual yang kuat saat melihat langsung lokasi turunnya wahyu atau tempat perjuangan Nabi. Pengalaman visual ini mengubah pengetahuan sejarah menjadi keyakinan yang menancap di hati. Iman kita akan bertambah seiring bertambahnya kekaguman pada kebesaran Allah.
2. Memahami Sejarah Perjuangan Nabi
Jamaah dapat membayangkan betapa beratnya medan dakwah yang Rasulullah ﷺ hadapi di masa lampau. Melihat terjalnya bukit batu tempat Nabi bersembunyi membuat kita lebih menghargai pengorbanan beliau. Dengan demikian, rasa cinta kepada Rasulullah ﷺ akan semakin tumbuh subur.
3. Merenungi Makna Kehidupan (Tadabbur)
Mengunjungi tempat-tempat seperti Padang Arafah mengingatkan kita pada gambaran Padang Mahsyar di hari kiamat kelak. Momen ini menjadi waktu yang tepat untuk melakukan introspeksi diri atas dosa-dosa yang telah lalu. Selanjutnya, jamaah akan termotivasi untuk memperbaiki kualitas hidup sepulangnya dari umroh.
4. Menambah Wawasan Geografi Islam
Anda akan memahami tata letak kota Makkah dan posisi tempat-tempat penting dalam manasik haji. Pengetahuan ini sangat berguna jika suatu saat Anda kembali untuk menunaikan ibadah haji. Anda menjadi lebih siap secara mental dan orientasi lapangan.
5. Menyegarkan Pikiran (Wisata Religi)
City tour berfungsi sebagai sarana penyegaran (refreshing) yang bernilai pahala di tengah padatnya ritual ibadah di Masjidil Haram. Anda bisa melihat sisi lain kota Makkah yang modern namun tetap religius. Keseimbangan ini menjaga semangat jamaah agar tidak jenuh.

10 Destinasi Wajib City Tour Makkah
Lantas, jika mengikuti city tour Makkah ke mana saja tujuan utamanya? Menurut MuslimPro, terdapat sejumlah lokasi yang wajib masuk dalam daftar kunjungan jamaah. Kunjungan ke tempat-tempat ini tentu saja dapat meningkatkan wawasan dan keimanan Anda. Berikut sepuluh destinasi prioritas yang penuh sejarah yang bisa Anda kunjungi di Makkah:
Masjidil Haram
Masjidil Haram adalah pusat dari segala aktivitas ibadah umat Islam di seluruh dunia dan tempat Ka’bah berdiri tegak. Jamaah menghabiskan sebagian besar waktunya di sini untuk tawaf, shalat, dan membaca Al-Qur’an. Keagungan arsitektur dan spiritualitasnya tidak tertandingi oleh tempat manapun di muka bumi.
Jabal Nur & Gua Hira
Gunung Cahaya atau Jabal Nur menjadi saksi peristiwa paling monumental dalam sejarah Islam. Di puncak gunung inilah terdapat Gua Hira, tempat Nabi Muhammad ﷺ menerima wahyu pertama (Surah Al-Alaq) dari Allah melalui Malaikat Jibril. Mendaki ke sana membutuhkan fisik yang prima namun terbayar dengan nilai sejarahnya.
Jabal Tsur
Bukit ini memiliki nilai historis tinggi sebagai lokasi persembunyian Nabi ﷺ dan sahabat Abu Bakar saat dikejar kaum Quraisy. Mereka bersembunyi di dalam gua Tsur selama tiga hari sebelum melanjutkan hijrah ke Madinah. Kisah jaring laba-laba dan burung merpati yang melindungi gua terjadi di tempat ini. Ini adalah kisah yang sangat masyhur, sehingga pastikan Anda untuk berkunjung ke sini.
Padang Arafah
Padang Arafah merupakan hamparan luas yang menjadi lokasi puncak ibadah haji (wukuf). Tempat ini dikenal sebagai miniatur “Padang Mahsyar” di mana seluruh manusia akan berkumpul di hari akhirat. Meskipun sepi di luar musim haji, aura spiritualnya tetap terasa sangat kuat. Sehingga, saat Anda umroh, sebaiknya tetap berkunjung ke sini.

Muzdalifah
Kawasan ini terletak di antara Arafah dan Mina, berfungsi sebagai tempat mabit (bermalam) bagi jamaah haji. Di lokasi inilah jamaah haji mengumpulkan batu kerikil untuk keperluan melontar jumrah. Muzdalifah mengajarkan kesederhanaan karena jamaah tidur di beratapkan langit.
Mina
Mina terkenal dengan sebutan “Kota Tenda” karena terdapat ribuan tenda putih permanen yang menampung jamaah haji. Di tempat ini pula terdapat tiga tugu jamarat (Ula, Wustha, Aqabah) sebagai lokasi pelontaran jumrah. Hal ini menyimbolkan perlawanan Nabi Ibrahim terhadap godaan setan.
Jabal Rahmah
Bukit Kasih Sayang atau Jabal Rahmah yang terletak di tepi Arafah diyakini sebagai titik pertemuan Nabi Adam dan Hawa setelah terusir dari surga. Jamaah sering memanjatkan doa di sini, terutama doa untuk mendapatkan jodoh atau keharmonisan rumah tangga. Tugu putih di puncaknya menjadi penanda ikonik.
Masjid Jin
Masjid bersejarah ini menandai lokasi di mana Nabi Muhammad ﷺ membacakan ayat-ayat Al-Qur’an di hadapan para jin yang kemudian beriman. Peristiwa ini diabadikan dalam Al-Qur’an Surah Al-Jinn. Mengunjungi masjid ini mengingatkan kita bahwa risalah Islam berlaku untuk seluruh makhluk baik itu manusia maupun jin.
Masjid Taneem (Masjid Aisyah)
Masjid Taneem merupakan lokasi miqat (batas dimulainya niat) terdekat dari kota Makkah. Alasan kegiatan city tour Makkah di sini adalah jamaah yang ingin melaksanakan umroh sunnah atau umroh kedua biasanya mengambil miqat di masjid ini. Masjid ini memiliki fasilitas yang sangat lengkap dan nyaman untuk bersuci.
Museum Sejarah Makkah / Zamzam Tower
Untuk melihat Makkah dari sudut pandang berbeda, Anda bisa mengunjungi museum atau area di sekitar Zamzam Tower (Makkah Clock Royal Tower). Tempat ini menyimpan koleksi artefak sejarah Islam dan menawarkan panorama kota Makkah modern dari ketinggian. Ini adalah perpaduan sempurna antara sejarah dan kemajuan zaman.
Tips City Tour Makkah
Perjalanan wisata di Makkah biasanya dilakukan dalam rangkaian city tour Makkah Madinah yang padat. Agar tetap nyaman, Anda perlu memperhatikan beberapa hal teknis. Tentu saja, persiapan fisik city tour Makkah dan perlengkapannya sangat menentukan kenyamanan dan kelancaran perjalanan ini. Berikut tips praktisnya:
- Membawa botol air minum untuk mencegah dehidrasi di cuaca panas.
- Menggunakan kacamata hitam untuk melindungi mata dari terik matahari.
- Memakai alas kaki yang nyaman dan tidak licin untuk berjalan jauh.
- Membawa uang pecahan kecil (Riyal) untuk sedekah atau jajan ringan.
- Mengisi daya baterai ponsel dan membawa powerbank untuk dokumentasi.
- Mengenakan pakaian yang menyerap keringat namun tetap menutup aurat.
- Membawa payung atau topi lebar sebagai pelindung kepala.
- Mengikuti arahan mutawwif agar tidak terpisah dari rombongan bus.
- Menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya di setiap lokasi.
- Memperbanyak zikir dan shalawat selama perjalanan di dalam bus.
Mengikuti city tour Makkah saat ibadah umroh memberikan pengalaman yang tak ternilai harganya. Kegiatan ini bisa menambah wawasan dan keimanan Anda terhadap sejarah Islam. Untuk itu, pilih layanan paket umroh dan city tour makkah bersama Lima Pilar yang terbukti profesional dan amanah. Segera daftarkan diri Anda dan keluarga untuk menjemput keberkahan di Tanah Suci.

