Doa Umroh untuk Orang Lain: 5 Pilihan Doa Penuh Berkah

Doa umroh untuk orang lain menjadi amalan istimewa yang mengandung pahala berlipat ganda. Ketika seseorang mendoakan saudaranya di Tanah Suci, doa itu tidak hanya bermanfaat bagi penerimanya, tetapi juga kembali kepada yang berdoa. Rasulullah ﷺ menjanjikan bahwa doa seorang Muslim untuk saudaranya tanpa sepengetahuannya akan dikabulkan. 

Keutamaan Doa Umroh untuk Orang Lain

Hukum membaca doa umroh untuk orang lain adalah sunnah dan sangat dianjurkan dalam Islam. Ibadah umroh atau haji di Tanah Suci menjadi waktu terbaik untuk memanjatkan doa dengan penuh khusyuk. Menurut Rumaysho.com, umroh memiliki keutamaan besar, salah satunya menjadikan doa lebih mustajab karena jamaah dianggap sebagai tamu Allah SWT.

Doa Mustajab di Tanah Suci

Doa yang dipanjatkan di Makkah dan Madinah memiliki keutamaan luar biasa karena termasuk doa mustajab, ini termasuk doa minum air Zamzam. Rasulullah ﷺ bersabda bahwa Tanah Suci adalah tempat paling dekat dengan dikabulkannya doa hamba. Oleh karena itu, siapa pun yang berdoa di sana, termasuk untuk orang lain, berpeluang besar mendapatkan jawaban dari Allah SWT. Doa di tempat mustajab ini menjadi kesempatan emas yang tidak boleh dilewatkan.

Malaikat Mengaminkan Doa Orang Beriman

Rasulullah ﷺ bersabda: “Doa seorang Muslim untuk saudaranya tanpa sepengetahuannya mustajab; malaikat berkata: ‘Amin, dan untukmu seperti itu’” (HR. Muslim). Hadis ini menegaskan bahwa mendoakan orang lain membawa manfaat ganda: doa dikabulkan untuk yang didoakan, dan pahala kembali kepada yang berdoa. Dengan demikian, doa menjadi jembatan kebaikan yang terus mengalir di antara sesama Muslim.

Menguatkan Ukhuwah Islamiyah

Membaca doa umroh untuk orang lain menumbuhkan kasih sayang dan mempererat hubungan persaudaraan. Saat jamaah umroh saling mendoakan, tumbuh perasaan empati dan kedekatan yang membuat ibadah semakin bermakna. Nilai ukhuwah ini menjadi salah satu fondasi utama dalam kehidupan umat Islam, karena doa memperkuat ikatan hati di atas iman.

Pahala Berlipat dari Allah SWT

Setiap doa yang tulus akan berbalas kebaikan. Mendoakan orang lain saat umroh, termasuk jika umroh mandiri, berarti memperbanyak pahala, karena selain pahala umroh, seseorang juga memperoleh pahala doa. Keberkahan ini menjadi bukti bahwa Islam mengajarkan kebaikan yang saling menguatkan antar sesama. Doa yang ikhlas akan menjadi amal tambahan yang melipatgandakan pahala ibadah.

Menghapus Egoisme dan Menumbuhkan Keikhlasan

Berdoa untuk orang lain melatih hati agar lebih ikhlas. Seseorang belajar melepaskan keinginan pribadi dan memohon kebaikan bagi orang lain. Dalam hal ini, doa menjadi sarana penyucian hati dari sifat egois dan kesombongan. Dengan berdoa untuk sesama, seorang Muslim menumbuhkan keikhlasan yang memperkuat nilai spiritual ibadah umroh.

Jamaah yang beribadah dan membaca doa umroh untuk orang lain seperti keluarga atau teman, mendapatkan pahala besar.

5 Doa Umroh untuk Orang Lain

Membaca doa bagi orang lain saat umroh bisa dilakukan di berbagai tempat mustajab, seperti di depan Ka’bah, saat tawaf, atau setelah sa’i. Doa ini dapat dipanjatkan untuk orang tua, keluarga, guru, sahabat, dan seluruh umat Muslim. Berdasarkan penjelasan Detik Hikmah, membaca doa untuk orang lain saat umroh adalah sunnah yang sangat dianjurkan karena menjadi bentuk kasih sayang sesama Muslim.

1. Doa untuk Orang Tua

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا

Latin: Allahumma ighfir liwālidayya warḥamhumā kamā rabbayānī ṣaghīrā

Artinya: Ya Allah, ampunilah kedua orang tuaku dan rahmatilah mereka sebagaimana mereka mendidikku sejak kecil.

Doa ini sangat dianjurkan karena menunjukkan bakti anak kepada orang tuanya. Membacanya di Tanah Suci menjadi bentuk penghormatan sekaligus harapan agar orang tua mendapat ampunan dan rahmat Allah SWT.

2. Doa untuk Keluarga

اللَّهُمَّ بَارِكْ لِي وَلِأَهْلِي وَاجْمَعْنَا فِي جَنَّاتِكَ

Latin: Allahumma bārik lī wa li-ahli wa ijma‘nā fī jannātik

Artinya: Ya Allah, berkahilah aku dan keluargaku, dan kumpulkan kami di surga-Mu.

Doa umroh untuk orang lain arab dan latin di atas menegaskan harapan agar keluarga tetap dalam keberkahan, kebersamaan, dan keteguhan iman. Membacanya saat umroh menjadi doa agar keluarga selalu dilindungi dan dikumpulkan kembali di surga.

3. Doa untuk Guru

اللَّهُمَّ جْزِ مُعَلِّمِي خَيْرًا وَارْفَعْ دَرَجَتَهُ فِي الْجَنَّةِ

Latin: Allahumma jzi mu‘allimī khayran warfa‘ darajatahu fī al-jannah

Artinya: Ya Allah, balaslah guruku dengan kebaikan dan angkatlah derajatnya di surga.

Doa ini menjadi bentuk penghargaan kepada guru yang telah mengajarkan ilmu agama dan budi pekerti. Membacanya di Tanah Suci memperlihatkan rasa syukur atas jasa guru dalam membimbing ke jalan Allah.

4. Doa untuk Teman

اللَّهُمَّ احْفَظْ أَصْدِقَائِي وَوَفِّقْهُمْ لِطَاعَتِكَ

Latin: Allahumma iḥfaẓ aṣdiqā’ī wa waffiqhum liṭā‘atik

Artinya: Ya Allah, lindungilah sahabat-sahabatku dan berilah mereka taufik untuk taat kepada-Mu.

Doa ini menunjukkan rasa cinta dan loyalitas dalam persahabatan karena Allah SWT. Membacanya saat umroh menjadi bentuk dukungan spiritual agar sahabat tetap istiqamah dalam ketaatan.

5. Doa untuk Kaum Muslimin

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ

Latin: Allahumma ighfir lil-muslimīna wal-muslimāt wal-mu’minīna wal-mu’mināt

Artinya: Ya Allah, ampunilah kaum muslimin dan muslimat, mukminin dan mukminat.

Doa di atas mencakup seluruh umat Islam, baik yang masih hidup maupun yang telah wafat. Membacanya saat umroh menjadi bentuk solidaritas iman dan kepedulian terhadap sesama Muslim. 

Jamaah yang sedang menunaikan rangkaian ibadah umroh dan membaca doa umroh untuk orang lain.

Tata Cara Membaca Doa Umroh untuk Orang Lain

Berdoa di Tanah Suci membutuhkan adab dan kekhusyukan agar doa lebih diterima. Dalam Islam, tata cara ini termasuk bentuk penghormatan terhadap ibadah dan waktu mustajab. Menurut Hidayatullah, doa yang dipanjatkan di tempat-tempat suci memiliki keutamaan besar karena jamaah dianggap sebagai tamu Allah yang dekat dengan rahmat-Nya.

Niat Ikhlas

Niatkan doa hanya karena Allah SWT, bukan karena ingin dilihat atau dipuji. Keikhlasan hati menjadi syarat utama agar doa mendapat keberkahan. Dengan niat yang lurus, doa akan lebih bermakna dan bernilai ibadah.

Pilih Waktu Mustajab

Waktu-waktu terbaik antara lain di Multazam, Hijr Ismail, saat thawaf, sa’i, minum air zamzam, dan di Raudhah. Pada waktu itu, doa lebih mudah dikabulkan oleh Allah. Memanfaatkan momen mustajab ini menjadikan doa lebih kuat dan penuh harapan.

Gunakan Lafaz Umum atau Sebut Nama

Anda boleh menyebut nama orang yang didoakan atau cukup dengan doa umum. Yang terpenting, doa diucapkan dengan kesungguhan hati dan makna yang jelas. Menyebut nama membuat doa lebih personal, sementara doa umum mencakup lebih banyak orang.

Perbanyak Dzikir dan Shalawat

Sertakan dzikir dan shalawat dalam doa agar menjadi lebih lengkap dan penuh keutamaan. Rasulullah ﷺ mengajarkan agar doa selalu diapit dengan shalawat. Dengan begitu, doa lebih sempurna dan lebih dekat untuk dikabulkan.

Akhiri dengan Doa untuk Diri Sendiri

Setelah mendoakan orang lain, jangan lupa berdoa untuk diri sendiri. Menurut hadis, malaikat akan mengaminkan doa dan memohon hal yang sama bagi Anda. Dengan cara ini, doa menjadi sarana kebaikan yang saling menguatkan.

Membaca doa umroh untuk orang lain dalam versi Arab, Latin, dan artinya menjadi amalan yang sangat dianjurkan. Agar doa lebih mustajab, ketahui waktu dan tempat terbaik untuk berdoa selama umroh. Untuk bimbingan ibadah yang lebih tenang dan khusyuk, percayakan perjalanan suci Anda bersama Lima Pilar, penyedia layanan haji dan umroh profesional serta terpercaya. Yuk, segera rencanakan perjalanan ibadah Anda sekarang!

DAFTAR ISI