Doa umroh mabrur menjadi amalan penting agar ibadah Anda diterima dengan sempurna oleh Allah SWT. Setiap jamaah tentu menginginkan perjalanan umrohnya penuh berkah dan mendapatkan predikat mabrur. Oleh karena itu, penting memahami arti dan makna di balik setiap doa yang diucapkan.
Pengertian dan Keutamaan Doa Umroh Mabrur
Secara bahasa, mabrur berarti diterima dan diberkahi. Umroh mabrur adalah ibadah umroh yang tidak hanya sah secara syariat, tetapi juga membawa dampak nyata berupa peningkatan iman, akhlak, dan ketaatan setelah pulang dari Tanah Suci. Menurut Muslim.or.id, umroh yang mabrur ditandai dengan kesungguhan dalam menjauhi dosa, memperbanyak amal, serta menjaga hubungan baik dengan sesama.
Memohon Agar Ibadah Diterima
Setiap jamaah haji dan umroh berharap amalnya diterima Allah SWT. Membaca doa umroh mabrur dengan hati tulus mempertegas niat dan harapan agar umroh menjadi mabrur. Permohonan ini menunjukkan kerendahan hati di hadapan Sang Pencipta, kemudian menanamkan semangat memperbaiki diri setelah ibadah. Doa ini menjadi penguat agar perjalanan spiritual tidak berhenti di Tanah Suci, tetapi berlanjut dalam kehidupan sehari-hari.
Menambah Kekhusyukan Selama Ritual
Doa mengarahkan hati agar setiap gerakan ibadah penuh makna. Hati yang khusyuk membuat tawaf dan sa’i terasa lebih mendalam. Suasana spiritual yang tenang membantu jamaah merasakan kedekatan dengan Allah, kemudian menjadikan setiap langkah sebagai ibadah batin yang utuh. Kekhusyukan ini menjadi ciri utama ibadah yang bernilai tinggi.
Mendapat Keberkahan Perjalanan
Doa umroh mabrur menjadi penopang agar perjalanan berjalan lancar dan aman. Jamaah umroh reguler dan umroh mandiri yang berdoa memohon keberkahan biasanya lebih tenang dan berserah diri. Harapan untuk pulang sehat dan penuh rahmat juga termasuk dalam doa ini, selanjutnya Allah memberi ketenangan hati sepanjang perjalanan. Keberkahan doa menjadikan perjalanan umroh lebih bermakna.
Menguatkan Hubungan Spiritual
Doa yang dibaca di Tanah Suci memperdalam rasa tawakkal kepada Allah SWT. Jamaah merasa lebih dekat dan bergantung sepenuhnya pada pertolongan-Nya. Rasa ini menumbuhkan keikhlasan dalam setiap ibadah, kemudian hati menjadi lebih lembut dan mudah menerima hidayah. Hubungan spiritual yang kuat adalah buah utama dari doa ikhlas.
Pahala Bagi yang Mendoakan Jamaah
Doa tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga membawa kebaikan bagi orang lain. Saat seseorang mendoakan jamaah umroh, Allah menjanjikan pahala setara bagi yang berdoa. Hal ini sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW: “Doa seorang Muslim untuk saudaranya tanpa sepengetahuannya akan dikabulkan.” (HR. Muslim). Saling mendoakan menjadi wujud solidaritas dan cinta sesama Muslim.

3 Bacaan Doa Umroh Mabrur dan Artinya
Doa memiliki kekuatan luar biasa dalam mengantarkan seseorang menuju ibadah yang diterima. Oleh karena itu, penting memahami bacaan doa umroh mabrur arab, latin, dan artinya agar pengucapan lebih khusyuk. Menurut Muslim.or.id, doa yang ikhlas menjadi kunci agar umroh bernilai mabrur dan membawa perubahan positif dalam hidup jamaah.
1. Doa Singkat Memohon Umroh Mabrur
Arab: اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنَّا وَاجْعَلْ عُمْرَتَنَا مَبْرُورَةً
Latin: Allahumma taqabbal minna wa ij’al umratanā mabrūrah
Arti: Ya Allah, terimalah (ibadah) kami dan jadikan umroh kami mabrur.
Doa doa umroh mabrur arab dan artinya ini paling sering dibaca jamaah ketika selesai menjalankan setiap rangkaian ibadah. Kalimatnya singkat namun mengandung makna mendalam tentang keikhlasan dan penerimaan amal. Doa ini menegaskan bahwa setiap ibadah harus dilakukan dengan hati yang tulus, kemudian diiringi harapan agar amal diterima Allah SWT. Kesederhanaan lafaz justru memperkuat makna spiritual yang terkandung di dalamnya.
2. Doa Memohon Agar Umroh Menjadi Berkah Bagi Dunia dan Akhirat
Arab: اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنَّا وَاجْعَلْ هَذِهِ الْعُمْرَةَ قُرَّةَ عَيْنٍ وَذُخْرًا لَنَا فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَاجْعَلْهَا مَبْرُورَةً
Latin: Allahumma taqabbal minna wa ij’al hādhihi al-‘umrata qurrata ‘aynin wa dhukhra lanā fid-dunyā wal-ākhirah wa ij’alhā mabrūrah
Arti: Ya Allah, terimalah kami dan jadikan umroh ini penyejuk mata serta bekal bagi kami di dunia dan akhirat.
Bacaan ini mengandung doa agar perjalanan umroh memberi manfaat dunia dan akhirat. Maknanya mendalam, menegaskan bahwa ibadah sejati memberi ketenangan batin dan keberkahan hidup. Doa ini juga mengingatkan jamaah bahwa umroh bukan hanya ritual, tetapi bekal spiritual untuk kehidupan setelahnya, kemudian menjadi penyejuk hati dalam menghadapi ujian dunia.
Berdasarkan penjelasan di Rumaysho.com, doa yang mencakup dunia dan akhirat menunjukkan kesempurnaan ibadah.
3. Doa Memohon Ampunan, Keteguhan, dan Penerimaan Amal Setelah Pulang
Arab: اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا وَثَبِّتْنَا عَلَى مَا رَأَيْتَنَا وَاجْعَلْ عَمَلَنَا قَبُولًا وَعُمْرَتَنَا مَبْرُورَةً
Latin: Allahumma ighfir lanā warḥamnā wa thabbitnā ‘alā mā ra’aytanā wa ij’al ‘amalnā qabūlan wa ‘umratanā mabrūrah
Arti: Ya Allah, ampunilah kami, rahmatilah kami, tetapkan kami di jalan kebaikan, dan terimalah amal kami.
Doa umroh mabrur ini dianjurkan setelah menyelesaikan seluruh rangkaian umroh. Dalilnya sesuai dengan QS. Al-Baqarah ayat 286 yang menyebutkan bahwa Allah tidak membebani hamba di luar kemampuannya, serta memberi ampunan bagi yang memohon. Doa ini memperkuat tekad jamaah untuk tetap istiqamah setelah pulang, kemudian menjaga amal agar tetap diterima.

Tata Cara Membaca Doa Umroh Mabrur
Membaca doa dengan adab dan waktu yang tepat akan menambah makna dalam ibadah umroh. Doa umroh mabrur dalam bentuk Arab dan artinya perlu diamalkan di setiap momen penting agar lebih bermakna. Menurut NU Online, doa yang ikhlas dan niat lurus menjadi fondasi utama agar ibadah bernilai mabrur.
Siapkan Hati dan Niat Ikhlas di Miqat
Seperti halnya membaca doa yang lain, termasuk doa minum air Zamzam, sebelum melafalkan doa umroh mabrur, pastikan niat tertanam kuat di hati. Berniatlah untuk beribadah semata-mata karena Allah SWT.
Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya amal itu tergantung pada niatnya.” (HR. Bukhari).
Keikhlasan niat menjadi dasar agar doa diterima, kemudian menuntun jamaah untuk fokus pada tujuan ibadah. Niat yang benar menjadikan perjalanan umroh lebih bermakna.
Lantunkan Talbiyah dengan Khusyuk Setelah Niat
Talbiyah adalah simbol penyerahan diri kepada Allah SWT. Saat melafalkannya, hadirkan rasa tunduk dan pasrah sepenuhnya. Kalimat “Labbaikallahumma labbaik” menguatkan semangat untuk menggapai umroh mabrur, kemudian menumbuhkan rasa syukur atas kesempatan beribadah. Talbiyah yang khusyuk memperkuat ikatan spiritual dengan Allah.
Baca Doa Saat Melihat Ka’bah atau Sebelum Tawaf
Saat pertama kali melihat Ka’bah, banyak jamaah meneteskan air mata karena rasa haru. Pada momen ini, panjatkan doa dengan sepenuh hati agar umroh diterima. Rasulullah SAW menganjurkan memperbanyak doa di tempat mustajab seperti Ka’bah, kemudian menjadikan setiap doa lebih bermakna. Doa di depan Ka’bah diyakini lebih mustajab.
Perbanyak Dzikir Selama Tawaf dan Sa’i
Ketika berjalan mengelilingi Ka’bah atau antara Shafa–Marwah, jangan biarkan waktu terlewat tanpa dzikir. Ucapkan shalawat dan doa umroh mabrur di setiap langkah. Allah menyukai hamba yang mengingat-Nya dalam keadaan apapun, kemudian dzikir membuat hati lebih tenang. Dzikir yang konsisten menjadikan tawaf dan sa’i penuh keberkahan.
Tutup dengan Doa Setelah Tahallul dan Sebelum Pulang
Setelah seluruh rangkaian selesai, berdoalah agar ibadah diterima dan membawa keberkahan. Rasulullah SAW bersabda: “Doa terbaik adalah doa setelah ibadah.” (HR. Tirmidzi). Itulah saat terbaik untuk memohon umroh mabrur, kemudian menguatkan tekad untuk menjaga amal setelah pulang. Menurut Bekal Umrah, doa penutup menjadi pengikat seluruh rangkaian ibadah agar bernilai mabrur.
Doa memiliki peran besar dalam mencapai umroh mabrur yang penuh makna. Bagi Anda yang ingin memahami doa umroh mabrur arab dan artinya dengan bimbingan langsung, layanan Lima Pilar siap membantu. Pembimbing profesional akan mengajarkan cara berdoa dengan benar, sehingga ibadah menjadi lebih khusyuk dan bernilai mabrur di sisi Allah SWT.

